Data Pertumbuhan Ekonomi / PDRB

Pertumbuhan ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Perekonomian suatu daerah tidak dapat terlepas dari kondisi perekonomian regional, perekonomian nasional bahkan perekonomian global. Terdapat berbagai faktor perekonomian yang tidak dapat dikendalikan oleh daerah seperti menyangkut kebijakan pemerintah pusat di sektor moneter maupun sektor riil. Di samping itu, perekonomian daerah juga dipengaruhi perekonomian global seperti naik turunnya harga minyak dunia, dan nilai tukar mata uang asing, serta pengaruh krisis keuangan global.

PDRB dapat digunakan sebagai indikator ekonomi makro dan juga sebagai landasan evaluasi kinerja perekonomian, dan penyusunan berbagai kebijakan. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kediri selama tahun 2018 – 2020 dapat dilihat sebagaimana grafik berikut :

Free HTML5 Bootstrap Template

Berdasarkan grafik di atas, dalam rentang waktu tiga tahun terakhir, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kediri menunjukkan tren menurun. Tahun 2018 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kediri tumbuh sebesar 5,07 persen, lalu pada tahun 2019 mengalami penurunan menjadi sebesar 5,08 persen. Pada tahun 2020 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kediri mengalami penurunan yang cukup tajam sebesar -2,41 persen. Hal ini tidak terlepas dari dampak pandemi Covid – 19 yang secara tidak langsung memberikan tekanan pada perekonomian Kabupaten Kediri.

Ditinjau dari distribusi PDRB, perekonomian Kabupaten Kediri selama tiga tahun terakhir ditopang antara lain oleh empat lapangan usaha utama yaitu Informasi dan Komunikasi, Transportasi dan Pergudangan, Industri Pengolahan, dan Jasa Pendidikan. Gambaran distribusi PDRB Kabupaten Kediri selama tiga tahun terakhir sebagaimana tabel berikut :

Free HTML5 Bootstrap Template

Dari tabel di atas pada tahun 2020 tampak bahwa terdapat tiga sektor lapangan usaha yang memberikan kontribusi tertinggi terhadap PDRB Kabupaten Kediri. Sektor yang menyumbang kontribusi paling tinggi yaitu sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dan juga sektor Industri Pengolahan sebesar 21,34 persen. Sektor penyumbang kontribusi tertinggi berikutnya adalah sektor Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar 19,94 persen.

Quick Links

Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co