Indeks Pembangunan Manusia

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan untuk mengukur kualitas pencapaian kemajuan pembangunan sosial ekonomi masyarakat secara keseluruhan pada suatu wilayah. IPM meliputi tiga indikator yaitu pendidikan, kesehatan dan daya beli masyarakat yang ketiganya secara satu kesatuan merupakan indikator keberhasilan pembangunan manusia. Perkembangan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Kediri selama tahun 2012 - 2014 sebagaimana grafik dibawah ini :

Free HTML5 Bootstrap Template

Dari tahun ke tahun IPM Kabupaten Kediri terus mengalami peningkatan dari semula 72,72 di tahun 2012 meningkat menjadi 73,21 tahun 2013. Kemudian meningkat menjadi 73,87 pada akhir tahun 2014. IPM merupakan skor agregat dari tiga komponen IPM yaitu Indeks Harapan Hidup (IHH), Indeks Pendidikan, dan Indeks Daya Beli (Purchasing Power Parity Index). Adapun perkembangan realisasi capaian ketiga komponen tersebut sebagai berikut :

(1) INDEKS HARAPAN HIDUP

Angka Harapan Hidup adalah indikator derajat kesehatan suatu masyarakat pada suatu wilayah yang menggambarkan usia rata-rata "lama hidup" sekaligus "hidup sehat" masyarakat. Perkembangan angka harapan hidup Kabupaten Kediri selama kurun waktu 2012 - 2014 dapat dilihat pada Grafik di bawah ini :

Free HTML5 Bootstrap Template

Indeks Harapan Hidup Kabupaten Kediri dalam periode tahun 2012 – 2014 mengalami tren kenaikan yang mencerminkan hasil nyata dari pembangunan khususnya di bidang kesehatan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama ketersediaan sarana dan prasarana, serta kemudahan akses masyarakat/penduduk miskin terhadap pelayanan kesehatan dasar pada instalasi kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Kediri.

(2) INDEKS PENDIDIKAN

Indeks Pendidikan Kabupaten Kediri setiap tahun mengalami peningkatan, dari tahun 2012 sebesar 79,06 menjadi 79,79 pada tahun 2013, dan meningkat menjadi 80,01 pada tahun 2014, sebagaimana Grafik di bawah ini :

Free HTML5 Bootstrap Template

(3) INDEKS PARITAS DAYA BELI

Paritas Daya Beli (Purchasing Power Parity/PPP) adalah kemampuan penduduk membeli kuantitas barang yang diperlukan dengan tingkat penghasilan yang dimilikinya. Semakin tinggi Paritas Daya Beli pada suatu wilayah menunjukkan semakin tingginya kemampuan penduduk wilayah tersebut untuk memperoleh barang-barang kebutuhan untuk memenuhi standar hidup layak. Perkembangan indek paritas daya beli Kabupaten Kediri tahun 2012 - 2014 sebagaimana Grafik di bawah ini :

Free HTML5 Bootstrap Template

Selama tiga tahun terakhir Indeks Paritas Daya Beli mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2014 mencapai 65,21 dari pendapatan per kapita. Tinggi rendahnya indeks paritas daya beli dari masing-masing tahun sangat dipengaruhi oleh tingkat inflasi disamping pendapatan perkapita. Sehingga perlu dilakukan upaya pengendalian dan menjaga tingkat inflasi pada nilai yang rendah/stabil.

Quick Links

Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co Free HTML5 Bootstrap Template by FreeHTML5.co